Cara Menghilangkan Jerawat Di Punggung?

Siapa bilang kalau jerawat hanya dapat muncul di wajah saja? Ternyata, jerawat juga dapat muncul pada area tubuh lainnya, seperti di punggung. Mungkin terdengar aneh, namun seperti itulah kenyataannya. Jerawat di punggung umumnya terjadi karena faktor kebersihan yang kurang terjaga, salah satunya adalah penggunaan baju yang tidak diganti saat tubuh sudah menghasilkan keringat yang berlebih. Cara menghilangkan jerawat di punggung sebenarnya cukup mudah, namun tetap membutuhkan ketelatenan Anda bila benar-benar ingin menghilangkan jerawat di punggung.

Sebelum mencari tahu bagaimana cara menghilangkan jerawat di punggung dan bekasnya, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu kenapa bisa tumbuh jerawat pada punggung. Berikut ini adalah ulasan mengenai apa itu jerawat punggung.

Baca Juga: Manfaat Kentang untuk Wajah Berjerawat

Apa itu jerawat punggung?

Jerawat punggung adalah jerawat atau benjolan kecil yang tumbuh di area tubuh bagian punggung. Penyebab tumbuhnya jerawat punggung sama seperti jerawat yang tumbuh di wajah, diantaranya adalah karena kelenjar minyak yang terlalu aktif, kelebihan sel kulit mati, dan menjamurnya bakteri penyebab jerawat. Yang harus Anda ketahui bahwa kulit punggung dan dada lebih banyak mengandung sebum (minyak kulit) dan bakteri penyebab jerawat dibandingkan dengan bagian tubuh lainnya.

Dan tidak semua orang yang berjerawat akan memiliki jerawat pada area punggung, tetapi hampir semua orang yang berjerawat di area punggung akan memiliki jerawat di wajah. Yang jelas untuk mengatasi jerawat punggung akan jauh lebih sulit dibandingkan dengan mengatasi jerawat di wajah. Oleh sebab itu sangat disarankan untuk Anda yang memiliki kelebihan minyak dan berpotensi berjerawat untuk selalu memperhatikan kebersihan pakaian ataupun alat yang bersentuhan langsung dengan wajah juga punggung.

Baca Juga  Minuman Sehat dan Bergizi Bagi Kesehatan Tubuh

Bagaimana cara menghilangkan jerawat di punggung?

  1. Selalu gunakan sabun yang mengandung benzoyl peroxide dan salicylic acid untuk masalah jerawat ringan pada punggung. Gunakan setiap hari saat mandi, namun jangan pernah digosok terlalu kencang karena jerawat akan pecah dan semakin memburuk.
  2. Gunakan obat oles benzoil peroksida dan antibiotik minum. Obat oles atau antibiotik topikal diterapkan pada kulit sekali atau dua kali sehari. Antibiotik tersebut mampu membunuh bakteri yang menyebabkan jerawat di punggung. Selain benzoil peroksida, Retionoid topikal juga sering digunakan. Untuk antibiotic minum atau obat oral biasanya dokter akan memberikan tetrasiklin, minosiklin, doksisiklin dan eritromisin. Untuk Anda yang sedang mengkonsumsi KB dalam bentuk pil, ada baiknya tidak menggunakan antibiotic oral karena dapat menurunkan efektivitas pil.
  3. Gunakan obat yang mengandung isotretinoin (accutane) untuk menghilangkan jerawat yang membandel di punggung. Sayangnya isotretinoin memiliki efek samping yang serius dan juga membutuhkan pemantauan konstan untuk menghindari kehamilan. Bila dikonsumsi oleh wanita hamil, obat ini dapat menimbulkan cacat lahir.
  4. Jangan lupa untuk mandi setelah beraktivitas dan berkeringat, karena Dr. Murad, pendiri Murad Skincare, mengatakan bahwa keringat yang menempel pada kulit dan pakaian dapat membangkitkan bakteri penyebab jerawat. Jadi sangat disarankan agar langsung mandi setelah berolahraga agar keringat dan bakteri menghilang sebelum menyumbat pori-pori.
  5. Hindari menggunakan pakaian terlalu ketat, biasanya kaum perempuan yang senang memakai baju atau bra yang ketat. Sayangnya hal tersebut tidak disarankan, karena keringat tidak dapat keluar akibat terperangkap panas bahkan gesekan pada baju dapat membuat jerawat semakin parah.
  6. Jangan pernah memencet jerawat di punggung. Sama seperti jerawat di wajah, jerawat di punggung bila dipencet dapat menyebabkan peradangan dan meninggalkan bekas pada punggung.
Baca Juga  Apakah Kaki Bengkok Pada Balita Itu Normal? Ini Jawabannya..

Demikianlah beberapa cara menghilangkan jerawat di punggung dan bekasnya yang dapat Anda lakukan. Namun bila jerawat tidak juga hilang, ada baiknya untuk pergi ke dermatologi untuk perawatan lebih lanjut.

Kesehatan Keluarga

Kepala keluarga dan owner at Kesehatan Keluarga
Bapak rumah tangga yang hobi nulis seputar kesehatan dan keluarga. Memiliki sampingan sebagai Website dan Apps Developer.

Latest posts by Kesehatan Keluarga (see all)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *