Apakah Kaki Bengkok Pada Balita Itu Normal? Ini Jawabannya..

Penyakit Kaki BengkokKaki bengkok pada bayi biasanya akan anda sadari ketika sang bayi menginjak usia 1 tahun. Saat itu sang balita sudah mulai bisa untuk menopang dirinya sendiri dan mencoba untuk berjalan. Namun terkadang anda akan melihat sesuatu yang ganjil pada kaki bayi anda. Kaki bayi anda tampak bengkok dan membentuk busur panah. Hal itu tentunya membuat para ibu gelisah dan bertanya-tanya apakah kaki bengkok pada anak itu normal?

Penyakit Kaki Bengkok
Penyakit Kaki Bengkok Pada Balita

Untuk itu para ibu diharapkan tenang, karena balita dengan kaki yang bengkok dibawah usia 18 bulan masih tergolong normal. Hal ini dikarenakan tulang bayi belum terbentuk sempurna, hal ini menyebabkan tulang bayi terasa lunak jika dibandingkan dengan tulang orang dewasa. Kelenturan tulang pada bayi menyebabkan bagian tubuh tertentu pada bayi seperti kaki atau tangan mengalami pembengkokan atau terlipat ketika berada di dalam rahim ibu.

Bayi yang berumur 1 tahun belum mempunyai bentuk kaki yang permanen, sehingga tidak aneh bila beberapa bayi mempunyai kaki yang bengkok. Akan tetapi hal tersebut akan teratasi seiring dengan berjalannya waktu. Kaki bayi akan mulai lurus dan mulai terbentuk pada usia 7-8 tahun, dan akan bertahan hingga dia menginjak usia remaja hingga dewasa.

Pengobatan Terhadap Kaki Bengkok, Apakah Perlu?

Saat ini pengobatan kaki bengkok yang terjadi pada bayi telah jarang dilakukan. Namun tetap saja ada beberapa orangtua membelikan penjepit kaki atau sepatu khusus untuk sang bayi dengan harapan agar kelak kakinya tidak bengkok. Akan tetapi hal tersebut tidak direkomendasikan oleh para ahli karena berpotensi mengganggu perkembangan fisik pada anak. Namun untuk beberapa kondisi dimana kaki anak masih tampak bengkok setelah menginjak usia 3-4 tahun, maka hal tersebut perlu ditanggapi secara serius.

Beberapa Kondisi Dimana Kaki Bengkok Menjadi Masalah Serius

Bila pada usia 3-4 tahun, kondisi kaki bengkok pada anak tetap tidak berkunjung baik, maka kemungkinan anak anda mengalami hal berikut:

1. Penyakit Rakitis

Rakitis merupakan sebuah penyakit yang menyerang tulang. Dimana pasien yang mengalami rakitis akan mengalami pelunakan atau pelemahan tulang. Hal ini disebabkan karena tubuh kekurangan vitamin D dan kalsium, akibatnya tulang menjadi rawan patah dan bengkok.

2. Penyakit Blount

Hal ini terjadi karena tulang mengalami kelainan ketika memasuki proses pertumbuhan. Penyakit ini biasanya disebabkan karena obesitas, dimana kaki tidak sanggup menahan bobot tubuh yang berlebihan, sehingga mengakibatkan pertumbuhannya menjadi abnormal. Adapun penyebab lainnya yakni karena terlalu dini untuk berjalan serta postur tubuh yang pendek. Baca lengkapnya disini

3. Keracunan Fluoride

Para orang tua berhati-hatilah ketika anda menggosok gigi anak dengan menggunakan pasta gigi. Karena kandungan fluoride pada pasta gigi, akan sangat berbahaya bila masuk ke dalam tubuh dalam kadar yang tinggi. Kandungan fluoride dapat menimbulkan penyakit yang serius, serta dapat memberikan gangguan pada pertumbuhan tulang anak.

4. Keracunan Zat Timbal

Zat timbal yang meracuni manusia juga berasal dari ulah manusia itu sendiri. Zat ini muncul akibat penggunaan timbal dalam bentuk seperti amunisi, baterai, pipa, dan sebagainya. Lalu bagaimana manusia bisa keracunan timbal?. Hal ini dapat terjadi melalui pencemaran air, udara, makanan serta akibat polusi debu. Dan tentunya keracunan timbal dapat mengakibatkan hal-hal buruk seperti:

  • Mengakibatkan gangguan pada kesehatan tulang
  • Mengganggu sistem saraf
  • Mempengaruhi reproduksi
  • Merusak organ ginjal
  • Menyebabkan tekanan darah tinggi
  • Mempengaruhi perkembangan janin, karena dapat masuk melalui plasenta

Pencegahan Terhadap Penyakit Kaki Bengkok

Untuk mencegah terjadinya penyakit kaki bengkok pada anak ketika dia dewasa nantinya, maka anda dapat melakukan beberapa tes. Seperti misalnya keracunan fluoride, timbal, maupun rakitis dapat anda ketahui dengan melakukan tes darah. Apabila anak anda di diagnosa kekurangan vitamin D dan kalsium, maka rutinlah memberi anak anda makanan seperti brokoli, susu dan ikan agar hal tersebut dapat segera diatasi.

Untuk mencegah bertambahnya kandungan fluoride pada tubuh anak anda, usahakan jangan membiarkan dia bermain dengan pasta gigi. Awasi dia ketika dia hendak menggosok gigi, dan pastikan dia tidak menelan pasta gigi tersebut.

Sedangkan untuk kasus zat timbal, hal ini mungkin susah untuk dihindari karena kita hidup di dunia modern, dimana polusi serta sungai mulai dicemari. Yang bisa kita lakukan yakni mencegah anak bermain dengan barang yang mengandung zat timbal serta memberikan makanan organik yang bergizi pada anak.

Sedangkan pada kasus penyakit blount, hal ini mungkin tanpa sadar bisa dialami oleh bayi. Namun anda tidak perlu bersedih, dengan kemajuan teknologi saat ini hal tersebut dapat diatasi. Dengan memberi gips, busur kaki, dan sepatu khusus pada kaki penderita penyakit blount, hal tersebut mudah-mudahan dapat teratasi. Namun apabila kondisi bengkoknya terlalu parah, mungkin perlu dilakukan operasi.

____________________________________

Sekian informasi mengenai Penyakit Kaki Bengkok. Semoga informasi tersebut dapat menambah wawasan anda sehingga anda tidak binggung ketika menemukan kondisi yang serupa.

Baca juga: Tips Ampuh Mengecilkan Perut Buncit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *